Ilustrasi OpenAI - Sumber Pinterest Ketika seorang mahasiswa mengetik prompt ke ChatGPT atau berinteraksi dengan ChatGPT misalnya "Bagaimana cara membuat media pemasaran tentang kampanye perusahaan?” lalu ChatGPT bertanya beberapa pertanyaan untuk membuat pertanyaan mahasiswa lebih jelas, sebenarnya jawabannya adalah ceriman apa yang kamu tulis. Coba bayangkan, beragumen dengan teknologi openAI terkadang seperti beragumen dengan diri sendiri, karena apapun yang kita ucapkan, maka AI akan berpikir bahwa pendapat kita benar. Sama dengan ketika kita meminta jawaban dari tugas, proses yang sebenarnya terjadi adalah seperti kita bertanya dengan Google, namun bedanya bedan openAI, dia akan memberimu jawaban yang terdapat rangkaian kata tambahan yang mengikuti gaya bicara dan penjelasan kita di percakapan sebelumnya. OpenAI memiliki kemampuan untuk menyimpan obrolan dan menganalisis gaya bahasa yang digunakan, sehingga yang kita debatkan sebenarnya adalah database kita sendiri. Apakah be...
Ilustrasi Belajar - Sumber Pinterest Mahasiswa dan ChatGPT: Kemudahan, Tantangan, dan Refleksi Belajar di Era AI Bayangkan kamu adalah seorang mahasiswa yang hidup di era teknologi Artificial Intelligence (AI). Setiap hari, kamu berinteraksi dengan berbagai aplikasi digital, mulai dari media sosial, platform belajar, hingga perangkat yang mampu menjawab pertanyaan apa pun dalam hitungan detik. Seperti banyak mahasiswa lain, kamu akhirnya memutuskan untuk menggunakan ChatGPT untuk membantu mengerjakan tugas-tugas kuliah, meringkas materi, mencari referensi bacaan, bahkan membantu menyusun kerangka proposal dan skripsi. Pada titik tertentu, hampir semua proses akademikmu memiliki jejak bantuan AI di dalamnya. Hal ini bukan hal yang aneh—faktanya, hampir seluruh mahasiswa di berbagai negara telah menggunakan AI dalam kegiatan belajar mereka. Pada awalnya, pengalaman menggunakan ChatGPT terasa sangat menakjubkan. Tiba-tiba saja tugas yang biasanya membutuhkan beberapa jam, kini selesai d...