Langsung ke konten utama

APAKAH DUNIA KERJA MEMASAK AKAN TERGANTIKAN AI?

Ilustrasi Koki Robot - Sumber Pinterest

Dunia masak telah memasukki perkembangan AI, dimana beberapa proses masak dapat tergantikan oleh mesin robot pintar. Tapi apakah benar di masa depan profesi koki akan tergantikan secara keseluruhan dengan otomatisasi. Robot koki adalah robot yang dirancang dengan berbagai coding yang rumit yang spesialis di area memasak. Salah satu robot yang sedang viral baru-baru ini bernama Moley Robotics, sebuah robot masak yang dapat melakukan seluruh kegiatan dapur dengan sendirinya, robot yang hanya bertubuh 2 tangan ini dapat memasak, merasakan suhu, hingga mencuci piring, dikatakan robot ini dapat memasak hingga 5000 makanan tiap harinya dan mencuci bersih peralatan dapur setelahnya.

Ilustrasi Moley Robotics - Sumber Youtube
Moley Robot sudah dirancang dengan peralatan canggih yang dapat mendeteksi alat dan bahan dengan sensor yang tertempel di seluruh lengannya. Dikatakan dia dapat merasakan 1200 parameter per setiap milidetik dan dapat mencium, meraba, dan mendengar. Robot ini memiliki kemampuan untuk menyimpan informasi dan menganalisa informasi setiap harinya, dengan teknologi machine learning robot ini mampu untuk mempelajari dan memperbaiki teknik masaknya. Mari kita mengenal lebih lanjut tentang manfaat robot canggih ini.

Manfaat Moley Robots

  • Menyelesaikan permasalahan biaya atau efisiensi
Robot ini dikenal dapat melakukan tindakan seperti 2-5 tenaga kerja manusia, sehingga perusahaan dapat menghemat biaya operasional dengan memelihara robot ini.

  • Mengurangi sampah
Pernakah kamu membayangkan seberapa banyak human error di dalam dapur yang menyebabkan makanan harus dibuang dan dibuat ulang. PBB mengatakan bahwa populasi dunia sudah membuang makanan sebanyak 1 miliar ton setiap harinya, beberapa dari ini adalah karena human error, dengan tergantinya robot maka kesalahan dapat diminimalisir.

  • Peluang kolaborasi smart kitchen lainnya
Bayangkan oven menyala tanpa disentuh, keunggulan AI saat ini belum terdapat batas yang signifikan, sesama robot dapat mengirim sinyal tanpa harusnya terjadi sentuhan.

  • Mengurangi kontaminasi
Robot tidak memiliki kebiasaan buruk seperti manusia, atau lebih halusnya, perbandingan kebersihan antara robot dan manusia masih lebih unggul robot.

Apakah benar robot dapat menggantikan manusia dalam memasak
Belum terdapat jawaban pasti mengenai ini. Menurut berita baru-baru ini ilmuwan dari Cambridge Academy sedang merancang robot yang dapat merasakan manis, asin, pahit layaknya manusia dalam proses menguyah, selain itu para ilmuwan juga menambahkan fitur dayanya membuat robot dapat menyimpan dan mengelola informasi lebih cepat dibanding sebelumnya. 

Namun nyatanya memasak bukanlah sesimpel itu, pernakah kamu menonton sebuah tutorial masak dan mencobanya sendiri step by step sesuai arahan, namun memiliki hasil yang berbeda? Betul, walaupun robot memiliki keunggulan untuk tidak melakukan human error, namun manusia tetap lebih unggul dalam memasak dan menciptakan masakan yang terus berinovasi.



Sumber:
  • https://www.iotforall.com/ai-robots-chefs
  • https://www.kompas.id/artikel/tukang-leding-takkan-tergantikan-ai

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APAKAH BELAJAR EFEKTIF BAGI MAHASISWA JIKA AI SUDAH TAHU SEMUA?

Ilustrasi AI Sebagai Pengganti Pikiran Manusia - Sumber Pinterest Perkembangan AI dan Tantangannya bagi Mahasiswa Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, terutama bagi mahasiswa. Jika dulu mahasiswa harus mencari informasi melalui buku-buku tebal, melakukan riset manual, atau berdiskusi panjang untuk memahami suatu konsep, kini hampir semua pertanyaan dapat dilemparkan kepada AI dan langsung mendapatkan jawaban secara cepat, lengkap, dan detail. AI modern tidak hanya mampu memberikan penjelasan singkat, tetapi juga dapat menyertakan sumber, catatan pembatasan, bahkan menyusun argumen yang koheren seperti layaknya seorang pakar akademik. AI saat ini telah dibekali kemampuan menyimpan, memproses, dan menyajikan ratusan ribu hingga jutaan informasi dalam hitungan detik. Selain itu, teknologi generatif memungkinkan AI membuat visual seperti foto, video, desain, hingga animasi yang sebelumnya ...

PADA ERA TEKNOLOGI AI, JAWABAN MUDAH NAMUN PEMAHAMAN SULIT

Ilustrasi Berpikir - Sumber Pinterest Belajar di Era AI: Kemudahan, Tantangan, dan Cara Mahasiswa Mempertahankan Pemahaman Dulu, kegiatan belajar selalu identik dengan proses pencarian informasi yang panjang dan melelahkan. Mahasiswa harus membaca buku berulang-ulang, membuat catatan tangan, berdiskusi, menganalisis, dan mencoba memahami konsep dari berbagai perspektif. Proses ini memakan waktu, tetapi justru di situlah nilai belajar terbentuk—melatih kesabaran, ketelitian, dan kemampuan berpikir kritis. Namun kini, dengan hadirnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), cara belajar berubah drastis. Banyak hal yang dulu memerlukan waktu berjam-jam kini bisa diselesaikan dalam hitungan detik. Mahasiswa tinggal mengetik pertanyaan, dan AI langsung memberikan jawaban secara cepat, terstruktur, dan lengkap. Semuanya tampak praktis, efisien, dan mudah dilakukan. Namun kemudahan ini melahirkan pertanyaan baru: apakah pemahaman justru menjadi lebih sulit di era teknologi? Apakah...

MENGGUNAKAN AI UNTUK PROJEK VISUAL UNTUK BISNIS RETAIL DAN PEMASARAN

Sinergi AI dan manusia Pemanfaatan Teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam Desain Visual Retail dan Pemasaran di Era Digital Perkembangan era digital membawa transformasi besar terhadap perilaku masyarakat, terutama konsumen. Paparan visual yang begitu masif di internet, media sosial, dan berbagai platform digital membuat konsumen semakin selektif sekaligus jenuh terhadap standar visual yang monoton. Dalam konteks bisnis retail dan pemasaran, kondisi ini menciptakan dorongan bagi para pelaku usaha untuk mengeksplorasi pendekatan baru agar pesan mereka tetap relevan dan mampu menarik perhatian. Salah satu terobosan yang semakin mendapat perhatian adalah pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam proses desain visual. AI tidak lagi dipandang sekadar alat otomatisasi yang menggantikan pekerjaan teknis, tetapi telah berkembang menjadi partner kreatif yang mampu berkolaborasi dengan manusia. Teknologi ini membantu mempercepat proses produksi, memperluas variasi visual,...