Langsung ke konten utama

PENTINGNYA PENGUASAAN PROMPT ATAU KECAKAPAN AI UNTUK MASA DEPAN ANAK MUDA

Ilustrasi Anak Muda - Sumber Pinterest

Penguasaan prompt bukan lagi sebuah pilihan tetapi sebuah keharusan mengingat perkembangan Artificial Intelligence (AI) di seluruh dunia, penguasaan harus mulai dikuasai oleh seluruh usia terutama anak muda mulai dari Gen Alpha hingga Gen Z.

Dilansir dari kompas, hal didukung oleh Kepala Divisi Talenta Masyarakat Industri Kreatif dan Teknologi Indonesia (MIKTI) Ibnu Sina Wardy dalam diskusi bertajuk "Become a data-driven creative developer and business analyst: harness the power of Artificial Intelligence." yang mengatakan "Kami melihat bahwa kecakapan dalam teknologi digital dan AI bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi SDM yang kompetitif."

Anak muda terutama mahasiswa sudah mulai harus mengikuti perkembangan zaman dengan belajar cara memanfaatkan AI untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi, model bisnis sudah berubah, banyak perusahaan sudah mulai memasukkan kriteria "paham komputer" di lowongan pekerjaan, mungkin kedepannya akan makin banyak persaingan.


Apa itu Prompt?

Prompt merupakan serangkaian kata atau kalimat yang ditulis guna untuk memerintah sebuah AI untuk menjalankan tugasnya sesuai arahan prompt, prompt harus ditulis dengan detail dan jelas supaya AI dapat memberikan hasil yang maksimal.

Banyak sekali mahasiswa yang meremehkan prompt, mungkin jika dalam pengerjaan tugas teori prompt yang singkat sudah cukup, namun jika memerlukan pengerjaan yang kompleks dengan urutan, visual, dan gaya penulisan, prompt yang detail sangat dibutuhkan.


Cara menerapkan prompt yang tepat

  • Kenali gaya bahasa yang ingin digunakan
Jika kamu tidak menjelaskan gaya bahasa, maka AI akan mengambil bahasa standar, namun jika kamu ingin mempresentasikan depan dosen atau mahasiswa lainnya, maka pilihlah gaya penulisan ilmiah.

  • Step by step prompting
Prompt harus spesifik, misalnya kamu ingin membuat latar belakang terlebih dahulu, lalu identifikasi masalah, maka kamu perlu menulisnya dengan lenkap.

  • Example prompting
AI akan menghasilkan hasil yang lebih relevan jika prompt terdapat referensi atau contoh. Oleh sebab itu, contoh dapat berupa unggahan folder, tulisan, dan lain-lain.

  • Refining prompting
Prompting harus berisi penjelas dan pembatas, misalnya "buat dalam paragraf pendek dan hanya boleh 10 paragraf."



Sumber:
  • https://www.kompas.com/edu/read/2024/09/16/103453971/kecakapan-penggunaan-artificial-intelligence-penting-dikuasai-mahasiswa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APAKAH BELAJAR EFEKTIF BAGI MAHASISWA JIKA AI SUDAH TAHU SEMUA?

Ilustrasi AI Sebagai Pengganti Pikiran Manusia - Sumber Pinterest Perkembangan AI dan Tantangannya bagi Mahasiswa Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, terutama bagi mahasiswa. Jika dulu mahasiswa harus mencari informasi melalui buku-buku tebal, melakukan riset manual, atau berdiskusi panjang untuk memahami suatu konsep, kini hampir semua pertanyaan dapat dilemparkan kepada AI dan langsung mendapatkan jawaban secara cepat, lengkap, dan detail. AI modern tidak hanya mampu memberikan penjelasan singkat, tetapi juga dapat menyertakan sumber, catatan pembatasan, bahkan menyusun argumen yang koheren seperti layaknya seorang pakar akademik. AI saat ini telah dibekali kemampuan menyimpan, memproses, dan menyajikan ratusan ribu hingga jutaan informasi dalam hitungan detik. Selain itu, teknologi generatif memungkinkan AI membuat visual seperti foto, video, desain, hingga animasi yang sebelumnya ...

PADA ERA TEKNOLOGI AI, JAWABAN MUDAH NAMUN PEMAHAMAN SULIT

Ilustrasi Berpikir - Sumber Pinterest Belajar di Era AI: Kemudahan, Tantangan, dan Cara Mahasiswa Mempertahankan Pemahaman Dulu, kegiatan belajar selalu identik dengan proses pencarian informasi yang panjang dan melelahkan. Mahasiswa harus membaca buku berulang-ulang, membuat catatan tangan, berdiskusi, menganalisis, dan mencoba memahami konsep dari berbagai perspektif. Proses ini memakan waktu, tetapi justru di situlah nilai belajar terbentuk—melatih kesabaran, ketelitian, dan kemampuan berpikir kritis. Namun kini, dengan hadirnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), cara belajar berubah drastis. Banyak hal yang dulu memerlukan waktu berjam-jam kini bisa diselesaikan dalam hitungan detik. Mahasiswa tinggal mengetik pertanyaan, dan AI langsung memberikan jawaban secara cepat, terstruktur, dan lengkap. Semuanya tampak praktis, efisien, dan mudah dilakukan. Namun kemudahan ini melahirkan pertanyaan baru: apakah pemahaman justru menjadi lebih sulit di era teknologi? Apakah...

MENGGUNAKAN AI UNTUK PROJEK VISUAL UNTUK BISNIS RETAIL DAN PEMASARAN

Sinergi AI dan manusia Pemanfaatan Teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam Desain Visual Retail dan Pemasaran di Era Digital Perkembangan era digital membawa transformasi besar terhadap perilaku masyarakat, terutama konsumen. Paparan visual yang begitu masif di internet, media sosial, dan berbagai platform digital membuat konsumen semakin selektif sekaligus jenuh terhadap standar visual yang monoton. Dalam konteks bisnis retail dan pemasaran, kondisi ini menciptakan dorongan bagi para pelaku usaha untuk mengeksplorasi pendekatan baru agar pesan mereka tetap relevan dan mampu menarik perhatian. Salah satu terobosan yang semakin mendapat perhatian adalah pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam proses desain visual. AI tidak lagi dipandang sekadar alat otomatisasi yang menggantikan pekerjaan teknis, tetapi telah berkembang menjadi partner kreatif yang mampu berkolaborasi dengan manusia. Teknologi ini membantu mempercepat proses produksi, memperluas variasi visual,...