Langsung ke konten utama

SERAHKAN TUGAS KECIL KEPADA AI DENGAN PENDEKATAN OTOMATISASI

Ilustrasi Pengerjaan Menggunakan AI - Sumber Pinterest

Pernakah kamu sebagai freelancer atau karyawan perusahaan jenuh melakukan tugas-tugas kecil yang tidak dapat dihindari? Deadline tugas utama sudah mendekat, namun pekerjaan kecil selalu menghalangi sehingga tugas utama tidak maksimal. Tugas-tugas kecil merupakan tugas yang berguna namun sebenarnya dapat dikerjakan secara otomatis, biasanya bisa melalui coding atau AI.

Coba hitung sudah berapa waktu yang kamu habiskan hari ini untuk pekerjaan minor seperti bolak-balik email, update spreadsheet manual, membuat jadwal meeting, dan lain-lain, pastinya ini akan menghambat pekerjaan aslimu. Menurut American Psychological Association mengatakan bahwa pekerjaan minor ini dapat menurunkan hingga 40% produktivitas.

Lantas apa solusi untuk mengubah penurunan 40% menjadi peningkatan, mari mengenal AI automation dimana teknologi mesin pintar mengambil alih tugas-tugas remeh yang menguras energi dan waktumu. Kecerdasan dapat bekerja di belakang layar dan tidak menggangu pekerjaanmu sama sekali, sehingga kamu bisa fokus pada pekerjaan aslimu.


Contoh penerapan AI dalam mengerjakan pekerjaan kecil

  • Email autopilot AI
Sekarang, email sudah memiliki fitur smart reply dan smart compose, dimana fitur AI bawaan email akan diproses sesuai arahan dari promptmu, maka AI akan memilih email masuk yang hanya relevan dengan apa yang kamu mau, yang dianggap spam maka tidak akan dikirimkan ke kamu, AI juga akan membantumu untuk memilih simple atau smart reply.

  • Sanebox AI
Sanebox AI merupakan asisten cerdas yang dapat memfilter email penting secara massive, dan mengirim email yang tidak relevan ke folder lain supaya kamu bisa memilih untuk membaca atau tidak, seluruh fitur otomatis email ada di AI ini, namun AI ini berbayar.

  • Calendly
Calendly merupakan software otomatisasi yang membantu merancang jadwal meeting klien dan kamu, ini cara kerjanya, pertama kamu akan disuruh untuk mengisi waktu luang, setelah itu kamu akan share link kepada klienmu, dan kliemu akan memilih secara otomatis kapan yang cocok dengan waktu luang kamu.

  • Wave
Wave merupakan sebuah software finansial, dimana seluruh fitur finansial mulai dari pencatatan keuangan, kalkulasi, analisis keuangan, hingga invoice dapat dilakukan secara otomatis di sini.


Manfaat otomatisasi dalam membantu pekerjaan kecil
  • Meningkatkan produktivitas
Dengan mengurangi tugas harian, karyawan atau freelancer dapat berfokus pada pekerjaan yang memerlukan analisis, kreativitas, dll.

  • Mengurangi human error
Error yang disebabkan manusia tidak dapat dihindari, beberapa faktor adalah karena kelelahan, ngantuk, dan masih banyak lainnya. Berbeda dengan mesin, mereka tidak mengenal lelah, namun kelemahan pada mesin adalah jawaban yang memerlukan emosi.

  • Meningkatkan konsistensi
Konsistensi datang dengan otomatisasi yang tidak pernah istirahat, penggunaan mesin cerdas dapat meningkatkan konsistensi.



Sumber:
  • https://nds.id/otomatisasi-pekerjaan/
  • https://www.linkedin.com/pulse/hidden-cost-micro-tasks-how-workplace-productivity-from-srivastava-sor6c#:~:text=Micro%2Dstressors%20have%20macro%20impact,%2C%20connect%2C%20and%20perform.%22

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APAKAH BELAJAR EFEKTIF BAGI MAHASISWA JIKA AI SUDAH TAHU SEMUA?

Ilustrasi AI Sebagai Pengganti Pikiran Manusia - Sumber Pinterest Perkembangan AI dan Tantangannya bagi Mahasiswa Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, terutama bagi mahasiswa. Jika dulu mahasiswa harus mencari informasi melalui buku-buku tebal, melakukan riset manual, atau berdiskusi panjang untuk memahami suatu konsep, kini hampir semua pertanyaan dapat dilemparkan kepada AI dan langsung mendapatkan jawaban secara cepat, lengkap, dan detail. AI modern tidak hanya mampu memberikan penjelasan singkat, tetapi juga dapat menyertakan sumber, catatan pembatasan, bahkan menyusun argumen yang koheren seperti layaknya seorang pakar akademik. AI saat ini telah dibekali kemampuan menyimpan, memproses, dan menyajikan ratusan ribu hingga jutaan informasi dalam hitungan detik. Selain itu, teknologi generatif memungkinkan AI membuat visual seperti foto, video, desain, hingga animasi yang sebelumnya ...

PADA ERA TEKNOLOGI AI, JAWABAN MUDAH NAMUN PEMAHAMAN SULIT

Ilustrasi Berpikir - Sumber Pinterest Belajar di Era AI: Kemudahan, Tantangan, dan Cara Mahasiswa Mempertahankan Pemahaman Dulu, kegiatan belajar selalu identik dengan proses pencarian informasi yang panjang dan melelahkan. Mahasiswa harus membaca buku berulang-ulang, membuat catatan tangan, berdiskusi, menganalisis, dan mencoba memahami konsep dari berbagai perspektif. Proses ini memakan waktu, tetapi justru di situlah nilai belajar terbentuk—melatih kesabaran, ketelitian, dan kemampuan berpikir kritis. Namun kini, dengan hadirnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), cara belajar berubah drastis. Banyak hal yang dulu memerlukan waktu berjam-jam kini bisa diselesaikan dalam hitungan detik. Mahasiswa tinggal mengetik pertanyaan, dan AI langsung memberikan jawaban secara cepat, terstruktur, dan lengkap. Semuanya tampak praktis, efisien, dan mudah dilakukan. Namun kemudahan ini melahirkan pertanyaan baru: apakah pemahaman justru menjadi lebih sulit di era teknologi? Apakah...

MENGGUNAKAN AI UNTUK PROJEK VISUAL UNTUK BISNIS RETAIL DAN PEMASARAN

Sinergi AI dan manusia Pemanfaatan Teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam Desain Visual Retail dan Pemasaran di Era Digital Perkembangan era digital membawa transformasi besar terhadap perilaku masyarakat, terutama konsumen. Paparan visual yang begitu masif di internet, media sosial, dan berbagai platform digital membuat konsumen semakin selektif sekaligus jenuh terhadap standar visual yang monoton. Dalam konteks bisnis retail dan pemasaran, kondisi ini menciptakan dorongan bagi para pelaku usaha untuk mengeksplorasi pendekatan baru agar pesan mereka tetap relevan dan mampu menarik perhatian. Salah satu terobosan yang semakin mendapat perhatian adalah pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam proses desain visual. AI tidak lagi dipandang sekadar alat otomatisasi yang menggantikan pekerjaan teknis, tetapi telah berkembang menjadi partner kreatif yang mampu berkolaborasi dengan manusia. Teknologi ini membantu mempercepat proses produksi, memperluas variasi visual,...