AI ATAU INTUISI, DEBAT ANTARA ALGORITMA DAN KEBIJAKSANAAN MANUSIA, MANA LEBIH PENTING BAGI MAHASISWA?
Dari sudut pandang ini, keunggulan utama argumentasi bagi teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam pengambilan keputusan adalah kekuatan analisis data dan konsistensi dalam proses. AI dapat memproses volume data besar jauh melebihi kapasitas manusia, mengenali pola tren yang tidak dapat dilihat atau dirasakan lewat intuisi manusia, dan mengeluarkan rekomendasi berdasarkan variabel yang jelas.
Untuk mahasiswa, penggunaan AI dalam riset, pilihan topik, bahkan dalam mencari sumber dalam skala besar dalam waktu singkat dapat meminimalisir resiko keputusan yang tidak relevan dan terlalu biasa. Bila kamu misalnya mempertimbangkan tema yang cocok untuk visualisasi tugas DKV, maka teknologi AI dapat memberikan beberapa ide konten yang menarik.
Keunggulan lain dari teknologi AI, dia tidak merasa lelah, emosional, maupun terpengaruh tentang masalah hidup lain, sehingga membuat hasil selalu maksimal dan konsisten. Sebagai contoh, artikel dari Antara menyoroti bahwa Indonesia mendukung pengembangan AI yang berfokus pada manusia tapi tetap berorientasi pada efisiensi dan nilai manusia.
Sudut pandang etika, kreativitas, dan intuisi
Sisi intuitif manusia memiliki kekuatan yang tak bisa dideskripsikan dan lebih kompleks dari perkiraan. Intuisi manusia tumbuh dari pengalaman hidup, pelajaran hidup, lingkungan dan budaya, nilai etika dan moral, dan masih banyak lainnya. Meskipun AI sangat kuat dalam menganalisa data namun keputusan situasi yang ambigu, moral, atau kompleks masih memerlukan campur tangan manusia.
Bagi mahasiswa yang penjurusannya kompleks seperti di bidang kreatif, seni, musik, dan tata boga, intuisi sering kali menentukan diferensiasi dan jiwa dari sebuah jawaban. Coba bayangkan dari segi diferensiasi, apakah AI dapat menciptakan sesuatu yang berbeda apabila hasil yang diambil hanya berdasarkan database? Apakah teknologi AI paham akan situasi yang kompleks, seperti pemilihan gaya bahasa dan konten yang tepat.
Manfaat dan kekurangan menggunakan AI
Manfaat
- Mahasiswa dapat meminimalisir kesalahan
- Efisiensi waktu
- Kurangnya perkembangan kritis mahasiswa
- Kreativitas tanpa batas
- keputusan bisa terlalu subjektif hanya mengandalkan pendapat pribadi yang kuat, mungkin tidak realistis terhadap kondisi nyata.
- https://en.antaranews.com/news/363949/indonesia-encourages-human-centered-ai-development?
Komentar
Posting Komentar